Berbagai ide kreatif untuk memajukan perekonomian desa harus berbasis pada potensi yang dimiliki masing-masing desa. Artinya, sebuah desa tidak bisa meniru kesuksesan desa lain yang berbeda potensinya. Desa yang tidak mempunyai kebun salak tentu tidak bisa menjadi desa produsen keripik salak seperti halnya desa-desa di kawasan lereng Gunung Merapi dimana salak menjadi salah satu buah andalan, bahkan menjadi ikon buah lereng Gunung Merapi.

Selain enak dinikmati langsung, salak pondoh kini diproduksi juga menjadi keripik salak pondoh yang tentunya lebih mudah dibawa sebagai oleh-oleh. Ini merupakan cara baru menikmati buah khas lereng Merapi itu. Salah satu produk keripik salak pondoh yang cukup terkenal di Yogyakarta adalah kripik salak merk Khatulistiwa yang dirintis oleh Sudirman Yanto. Lelaki asal Pangkal Pinang ini memproses salak pondoh asli Sleman lalu dijadikan keripik buah yang renyah serta bercita rasa khas. Yanto yakin bahwa salak pondoh bisa jadi keripik enak karena kualitas buahnya yang bagus serta potensinya besar untuk dikembangkan.

Yanto melihat melimpahnya salak pondoh di daerah Sleman ketika musim panen tiba dihadapkan pada masalah sifat salak pondoh yang tidak tahan lama. Menyadari hal itu, Yanto mulai mencari cara agar buah salak tersebut dapat dinikmati sebagai varian makanan baru yang dapat bertahan lama. Dari sinilah, Yanto mulai berinovasi dengan beragam uji coba untuk membuat buah salak pondoh bisa menjadi keripik salak yang renyah. 

Desa-desa di kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memang dikenal sebagai penghasil salak pondoh yang mempunyai karakteristik khas dibanding salak daerah lain. Dengan besarnya potensi yang dimiliki salak pondoh, makin banyak pihak yang kini berlomba mengembangkan buah segar ini dalam beragam tipe varian produk yang bermutu.

Sebagian besar salak pondoh tetap dipasarkan sebagai buah segar, sebagian lagi dikembangkan menjadi inovasi produk yang lebih tahan lama dan memiliki daya jual tinggi. Ini merupakan wujud ide kreatif yang memang selalu membuka jalan untuk berbagai terobosan di dunia usaha, mulai dari usaha kecil, menengah maupun besar. (FRG)