Siapa yang tak tahu buah nanas (Ananas comosus). Buah nanas merupakan salah satu jenis buah tropikal. Disebut demikian karena tumbuhan nanas berasal dari kawasan tropis dengan kondisi lingkungan lembab.

Di Indonesia, buah ini bisa dijumpai di mana-mana. Buah ini sering dikonsumsi sehari-hari, seperti menjadi bagian sajian kuliner bernama rujak. Selain untuk rujak, nanas bisa juga dibuat selai atau jus.

Meski populer di Indonesia, tanaman ini sebenarnya bukan asli dari Indonesia. Menurut beberapa sumber, nanas berasal dari Brasil, Bolivia, dan Paraguay. Ada juga yang menyebut tanaman itu berasal dari Amerika Selatan.

Tanaman ini dibawa bangsa Spanyol pada abad ke-16. Mereka membawa tamanan itu ke Filipina, Semenanjung Malaysia, dan Nusantara. Sejak saat itulah, masyarakat Indonesia mulai mengenal nanas hingga popular sampai sekarang.

Buah yang tumbuh di daerah tropis ini ternyata digandrungi masyarakat di Uni Emirat Arab. Hal ini terlihat dari ekspor nanas yang difasilitasi Madeinindonesia.com, sebuah platform e-commerce B2B.

Mulai Sabtu (27/2/2021), mereka akan memfasilitasi eksportir CV Tanaka Solution Agent untuk mengekspor 1 kontainer buah nanas ke Dubai, Uni Emirat Arab. Ekspor 1 kontainer ini akan rutin dilakukan setiap minggu.

“Selama ini saya hanya melakukan ekspor sedikit. Tapi sekarang bisa ekspor 1 kontainer,” kata Husni Thamrin, pemilik CV Tanaka Solution Agent.

Tanaka Solution Agent merupakan eksportir yang telah melakukan penjualan bermacam produk dari Indonesia ke manca negara. Seperti kerajinan berbahan dasar mending (sejenis alang-alang), eceng gondok, kerajinan kayu, padi organik, minyak sawit, minyak kelapa, buah-buahan serta jamu dan rempah-rempah.

Perusahaan yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah ini juga membantu pengrajin dan petani untuk bisa terus berkreasi dan menghasilkan produk untuk diekspor.

Sementara itu, importir buah nanas tersebut, AAK International, merupakan sebuah trading company di UEA, berencana melakukan repeat order di setiap minggunya.

CEO Madeinindonesia.com, Ilyas Bhat mengatakan, pihaknya akan terus membantu produsen dan eksportir Indonesia dalam membuka pasar manca negara demi meningkatkan ekspor nasional. “Akses pasar ke manca negara amat penting di tengah kelesuan ekonomi sekarang ini,” kata dia.

Menurut Ilyas, Madeinindonesia.com membuka diri untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dan menawarkan kemudahan dalam proses dan persiapan untuk ekspor, termasuk kemudahan dalam perizinan, verifikasi, dan kredit untuk ekspor.

Untuk membuka pasar ekspor itu, Madeinindonesia.com secara rutin menggelar virtual business meeting. Virtual bussiness meeting merupakan agenda rutin dari Madeinindonesia.com yang bekerjasama dengan ITPC di berbagai negara untuk membantu para pelaku usaha Indonesia melakukan ekspansi bisnis khususnya ke pasar manca Negara. Selain itu, forum ini juga membaca tren pasar di negara yang bersangkutan sehingga memaksimalkan pemasaran mereka melalui platform satu atap.